13 Februari 2026 5:49 pm

Sendi Bengkak, Merah, dan Terasa Panas? Kenali Tanda Awal Asam Urat

Sendi Bengkak, Merah, dan Terasa Panas? Kenali Tanda Awal Asam Urat
Asam urat atau gout adalah salah satu jenis radang sendi (arthritis) yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat (monosodium urat) di sendi dan jaringan tubuh. Kondisi ini muncul ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi (hiperurisemia), sehingga kristal terbentuk dan memicu peradangan yang menimbulkan nyeri hebat.
Asam urat sendiri merupakan produk akhir metabolisme purin — zat yang secara alami ada dalam tubuh dan juga ditemukan pada makanan tertentu seperti daging merah dan seafood. Ketika tubuh memproduksi asam urat terlalu banyak atau ginjal tidak mampu membuangnya secara optimal, kadar asam urat akan meningkat dan memicu pembentukan kristal di sendi.
Secara global, gout termasuk penyakit yang cukup umum. Di negara barat, prevalensinya diperkirakan sekitar 1–4% populasi, dan lebih sering terjadi pada pria dibanding wanita.
Penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwa gout merupakan penyakit kronis yang berkaitan dengan deposisi kristal urat akibat hiperurisemia dan bisa berkaitan dengan penyakit lain seperti penyakit ginjal kronis, penyakit jantung, dan gangguan metabolik.

Gejala dan Ciri-Ciri Gout

Gout memiliki gejala khas yang biasanya muncul secara tiba-tiba (flare attack). Gejala umum meliputi:

Gejala Umum

  • Nyeri sendi hebat secara mendadak
  • Pembengkakan pada sendi
  • Kemerahan dan terasa panas
  • Sendi terasa kaku dan sulit digerakkan


-

Lokasi Sendi yang Sering Terkena

  • Jempol kaki (paling umum)
  • Pergelangan kaki
  • Lutut
  • Jari tangan
  • Pergelangan tangan

Pada kondisi kronis, gout dapat menyebabkan terbentuknya tofi (benjolan kristal asam urat di bawah kulit).
Tanpa penanganan, gout dapat berkembang menjadi kronis dan menyebabkan kerusakan sendi permanen.

Penyebab Gout

Gout terjadi akibat peningkatan kadar asam urat dalam darah. Penyebab utamanya meliputi:

1. Gangguan metabolisme purin

Jika metabolisme purin terganggu, produksi asam urat bisa meningkat.

2. Penurunan pembuangan asam urat oleh ginjal

Ginjal yang tidak optimal membuang asam urat menyebabkan penumpukan dalam darah.

3. Pola makan tinggi purin

Misalnya jeroan, seafood, daging merah, alkohol, dan minuman tinggi gula fruktosa.

4. Penyakit penyerta

Seperti obesitas, hipertensi, penyakit jantung, dan penyakit ginjal kronis.

5. Faktor gaya hidup

Dehidrasi, stres, dan konsumsi alkohol berlebihan dapat memicu serangan gout.

Apakah Gout Berkaitan dengan Faktor Genetik?

Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik dapat berkontribusi signifikan terhadap risiko seseorang mengalami gout. Bahkan, beberapa penelitian menemukan bahwa faktor genetik bisa berkontribusi hingga sekitar 45–73% terhadap risiko gout, dan sekitar 20% penderita gout memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa.
Beberapa gen seperti SLC2A9, ABCG2, dan SLC22A12 diketahui berperan dalam mengatur metabolisme dan pembuangan asam urat dalam tubuh. Jika terjadi variasi gen tertentu, kemampuan tubuh mengatur kadar asam urat bisa terganggu sehingga risiko gout meningkat.
Selain itu, studi genetika skala besar juga menemukan ratusan penanda genetik yang berhubungan dengan gout, yang menunjukkan bahwa penyakit ini bukan hanya disebabkan pola makan atau gaya hidup saja, tetapi juga dipengaruhi faktor biologis bawaan.
Namun, penting dipahami bahwa genetik bukan satu-satunya faktor. Lingkungan, pola makan, berat badan, serta penyakit lain tetap berperan dalam memicu munculnya gout.




TCM Bisa Membantu Mengatasi Gout?

Dalam pendekatan Traditional Chinese Medicine (TCM), gout biasanya dikaitkan dengan ketidakseimbangan energi tubuh, terutama terkait kelembapan panas (damp-heat), stagnasi darah, dan gangguan fungsi organ tertentu seperti ginjal dan limpa menurut konsep TCM. Secara ilmiah, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pendekatan seperti herbal TCM dan akupunktur berpotensi membantu mengurangi peradangan dan memperbaiki metabolisme tubuh. Dalam studi mengenai hiperurisemia dan gout, disebutkan bahwa faktor genetik dan inflamasi memainkan peran besar dalam pembentukan gout, sehingga terapi yang menargetkan inflamasi berpotensi membantu mengendalikan gejala.

Secara umum, TCM dapat berperan sebagai terapi pendamping, misalnya:
  • Membantu mengurangi peradangan
  • Membantu meningkatkan sirkulasi
  • Membantu metabolisme dan ekskresi
Namun, penting dicatat bahwa bukti ilmiah mengenai efektivitas TCM untuk gout masih berkembang dan biasanya digunakan sebagai terapi komplementer, bukan pengganti pengobatan medis standar.

Kesimpulan

Asam urat (gout) adalah penyakit radang sendi akibat penumpukan kristal asam urat yang dipicu oleh hiperurisemia. Penyakit ini dipengaruhi kombinasi faktor genetik, metabolisme, pola makan, dan gaya hidup. Gejalanya biasanya berupa nyeri sendi hebat, bengkak, kemerahan, dan pada kondisi kronis bisa menyebabkan kerusakan sendi permanen.
TCM memiliki potensi sebagai terapi pendamping dalam membantu mengurangi peradangan dan mendukung keseimbangan tubuh, namun tetap perlu dikombinasikan dengan diagnosis dan pengobatan medis modern untuk hasil optimal.
Blog Post Lainnya
Alamat Kami

Klinik Pengobatan Tradisional Tiongkok
Jl. Taman Pluit Kencana No.15, Pluit, Kec. Penjaringan, Jakarta Kota, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450


-
©- 2025. Ren Ai Jakarta - Klinik Pengobatan Tradisional Tiongkok | All Rights Reserved